Tentang Urban Oasis

Kalau kamu tinggal di perkotaan, kamu mungkin merasa ada hal yang begitu sulit ditemukan di sana. Ya, keindahan alam yang hijau membentang. Barangkali tidak sulit menemukannya di kota-kota maju dengan tata kota yang baik. Tapi tidak demikian dengan Jakarta, setidaknya untuk saat ini. Sembari memulai menggapai mimpi untuk menjelajahi dunia, di blog inilah aku ingin berbagi lokasi-lokasi di tengah kota–yang penuh sesak oleh bangunan, kendaraan, dan manusia–yang mana kamu bisa bersantai dan menikmati keindahan alam diiringi kicauan burung.

Mengapa Urban Oasis?

Nama blog ini terdiri dari dua kata: Urban Oasis. Urban merupakan istilah yang umum untuk menyebutkan kota metropolitan. Sedangkan oasis dapat diartikan sebagai sebuah tempat menyenangkan di antara hal-hal yang tidak menyenangkan, atau suatu waktu atau pengalaman yang menyenangkan dan menenangkan.

Lokasi seperti apa yang dimuat di blog ini?

Faktor utamanya yaitu bahwa tempat tersebut harus memiliki sesuatu yang alami, berkebalikan dengan suasana kota yang diisi dengan jalan beraspal dan gedung pencakar langit. Berikutnya, tempat tersebut bisa dikunjungi untuk bersantai, jauh dari kesibukan kota. Dapat berupa taman, hutan kota, pelataran sungai, waduk, taman bermain, atau bahkan satu petak di sisi jalan. Hal lainnya yaitu tempat tersebut bisa memberikan ketenangan yang tidak ada di kota metropolitan. Oh dan satu lagi, tempat itu juga harus terbuka untuk umum.

Kota mana saja yang diulas di blog ini?

Idealnya, aku ingin mengulas tempat-tempat di sebanyak mungkin kota besar yang ada. Secara teknis, aku mempertimbangkan wilayah administrasi kotamadya sebagai kota urban. Namun karena saat ini aku sedang tinggal di Jakarta, dan Jakarta merupakan kota terpadat, maka aku mulai menulis blog dari Jakarta dan sekitarnya. Apabila kamu mengetahui oasis di kotamu, jangan sungkan untuk berbagi! Aku pun ingin mengunjunginya, dan membagikan pengetahuan itu dengan para pembaca lainnya.

Waktunya berburu urban oasis!